Info Kuala Kapuas – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Palang Merah Indonesia (PMI), Bupati Kapuas mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk aktif mendukung gerakan kemanusiaan yang selama ini menjadi semangat organisasi PMI.
Dalam acara peringatan yang digelar di Kapuas, Bupati menyampaikan bahwa keberadaan PMI bukan hanya sebatas penyedia layanan donor darah, melainkan juga garda terdepan dalam aksi kemanusiaan, penanggulangan bencana, dan misi sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
PMI: Delapan Dekade Mengabdi untuk Kemanusiaan
PMI tahun ini memasuki usia ke-80, sebuah perjalanan panjang dalam mengabdi kepada bangsa. Bupati Kapuas menegaskan bahwa dedikasi PMI selama delapan dekade adalah bukti nyata dari semangat gotong royong bangsa Indonesia.
“PMI telah hadir di setiap situasi darurat, dari bencana alam hingga krisis kemanusiaan. Di momen bersejarah ini, kita perlu meneladani pengabdian mereka dengan cara ikut serta dalam gerakan kemanusiaan, khususnya bagi generasi muda,” ucap Bupati.
Ajakan Khusus untuk Generasi Muda
Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai motor penggerak dalam setiap aksi sosial. Menurutnya, anak muda Kapuas memiliki energi, kreativitas, dan kepedulian yang bisa menjadi kekuatan besar bagi PMI.
“Anak muda jangan hanya menjadi penonton. Bergabunglah dalam kegiatan sosial, donor darah, dan aksi kemanusiaan lainnya. Kita ingin lahir relawan-relawan muda dari Kapuas yang bisa memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Sinergi PMI dengan Pemerintah Daerah
Selain mengapresiasi kiprah PMI, Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus bersinergi. Dukungan berupa fasilitas, koordinasi saat bencana, hingga kegiatan sosial akan terus ditingkatkan demi memperkuat peran PMI di Kapuas.

Baca juga: Ketua TP PKK Kapuas Hadiri Rakerda dan Refreshing Kader PKK Provinsi Kalteng 2025
Ketua PMI Kapuas yang turut hadir dalam acara itu menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah. Menurutnya, kolaborasi pemerintah dan PMI menjadi kunci keberhasilan setiap program kemanusiaan.
Kegiatan Sosial Warnai HUT PMI
Dalam rangkaian peringatan HUT ke-80 PMI, sejumlah kegiatan sosial digelar di Kapuas. Mulai dari donor darah massal, penyuluhan kesehatan, hingga kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan. Antusiasme masyarakat, terutama kalangan pelajar dan mahasiswa, terlihat tinggi dalam mengikuti kegiatan tersebut.
Seorang peserta donor darah, Rina (20), mengaku bangga bisa ikut berkontribusi. “Ini pertama kali saya donor darah. Rasanya bahagia karena bisa membantu orang lain yang membutuhkan,” ujarnya.
Menjaga Semangat Kemanusiaan
Bupati menutup peringatan dengan harapan agar semangat kemanusiaan terus hidup di tengah masyarakat Kapuas. Ia juga menekankan bahwa gerakan PMI adalah gerakan universal yang tidak mengenal batas usia, suku, maupun agama.
“Mari jadikan HUT ke-80 PMI ini sebagai momentum kebangkitan nilai kemanusiaan. Kita semua bisa berperan, sekecil apapun itu, demi sesama,” pungkasnya.















