Info Kuala Kapuas – Kepolisian Resor (Polres) Kapuas resmi mengerahkan 358 personel untuk pelaksanaan Operasi Zebra Telabang tahun ini. Operasi yang berlangsung selama dua pekan tersebut bertujuan meningkatkan ketertiban berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
Operasi ini juga melibatkan berbagai satuan serta instansi terkait, seperti TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga Jasa Raharja, untuk memastikan kegiatan berjalan optimal.
Prioritas Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas
Kapolres Kapuas menegaskan bahwa Operasi Zebra Telabang tahun ini fokus pada sejumlah pelanggaran yang paling berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas, antara lain:
-
Pengendara yang tidak menggunakan helm SNI
-
Pengemudi yang tidak memakai sabuk pengaman
-
Pengendara di bawah umur
-
Pelanggaran melawan arus
-
Penggunaan ponsel saat berkendara
-
Penggunaan knalpot bising
-
Pengendara yang berkendara dalam pengaruh alkohol
“Operasi ini bukan semata mencari pelanggaran, tetapi untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar lebih tertib dan peduli keselamatan,” ujar Kapolres.
Edukasi dan Pencegahan Jadi Pendekatan Utama
Selain penindakan, Polres Kapuas juga mengedepankan pendekatan preventif dan edukasi dengan menurunkan tim untuk memberikan sosialisasi di sekolah, perkantoran, pasar, dan ruang publik.
Personel yang diterjunkan membawa pesan keselamatan berkendara, seperti pentingnya mematuhi rambu lalu lintas, memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, dan selalu memperhatikan keselamatan diri maupun orang lain.
“Pencegahan melalui edukasi adalah cara paling efektif. Kalau masyarakat sadar, pelanggaran otomatis menurun,” tambahnya.

Baca juga: Staf Ahli Bupati Kapuas Hadiri Penutupan Turnamen Bola Voli Laskar TBN Cup 3 2025
Operasi Zebra Dinilai Penting Kurangi Angka Kecelakaan
Data dari Satlantas Polres Kapuas menunjukkan bahwa angka kecelakaan lalu lintas di wilayah itu masih tergolong tinggi, terutama melibatkan sepeda motor dan kalangan usia produktif.
Melalui Operasi Zebra Telabang, kepolisian berharap dapat menurunkan angka kecelakaan dan mengurangi fatalitas di jalan raya. Polres juga menekankan pentingnya peran masyarakat dan komunitas otomotif dalam mendukung budaya tertib lalu lintas.
358 Personel Siaga di Titik Rawan
Ratusan personel yang diterjunkan akan ditempatkan di berbagai titik strategis, seperti:
-
Persimpangan padat kendaraan
-
Jalur rawan kecelakaan
-
Akses menuju pasar dan pusat kota
-
Jalan protokol yang banyak dilalui kendaraan besar
Pengawasan intensif dilakukan terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas.
Mendukung Kamseltibcarlantas di Kapuas
Pejabat Satlantas Polres Kapuas mengatakan bahwa Operasi Zebra Telabang merupakan rangkaian upaya untuk mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).
“Harapan kami setelah operasi ini selesai, masyarakat semakin disiplin. Tertib berlalu lintas bukan karena ada polisi, tetapi karena kesadaran sendiri,” ujarnya.
Masyarakat Diimbau Lengkapi Kelengkapan Berkendara
Polres Kapuas mengimbau seluruh pengendara agar selalu membawa surat-surat kendaraan, memakai helm, memastikan kendaraan dilengkapi spion, lampu menyala, serta tidak memodifikasi kendaraan secara ekstrem.
Operasi Zebra Telabang akan berlangsung selama 14 hari, dan Polres Kapuas meminta dukungan penuh masyarakat agar pelaksanaannya berjalan aman, tertib, dan efektif.















