Info Kuala Kapuas – Pemerintah Kabupaten Kapuas kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat infrastruktur pelayanan publik di tingkat desa. Bupati Kapuas Ben Brahim S. Bahat secara resmi meresmikan Gedung Serbaguna Desa Anjir Mambulau Barat, Kecamatan Kapuas Timur, pada Selasa (15/10/2025). Gedung baru tersebut diharapkan menjadi pusat kegiatan masyarakat sekaligus ruang pelayanan publik terpadu bagi warga desa.
Acara peresmian berlangsung meriah dan dihadiri oleh Wakil Bupati Kapuas H. Nafiah Ibnor, Sekda Kapuas Septedy, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta ratusan warga setempat yang antusias menyambut kehadiran gedung baru tersebut.
Gedung Representatif untuk Aktivitas Masyarakat
Dalam sambutannya, Bupati Ben Brahim menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan gedung yang telah lama dinantikan masyarakat. Ia menyebut keberadaan gedung serbaguna ini akan memberikan manfaat besar bagi berbagai aktivitas warga, mulai dari kegiatan sosial, budaya, keagamaan, hingga musyawarah desa.
“Gedung ini bukan sekadar bangunan fisik, tapi simbol kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat Anjir Mambulau Barat. Saya harap fasilitas ini dijaga dan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kepentingan bersama,” ujar Ben Brahim.
Gedung serbaguna tersebut berdiri megah di atas lahan milik desa dengan desain dua lantai yang modern dan dilengkapi ruang serbaguna utama, ruang rapat, ruang sekretariat, serta fasilitas pendukung seperti sound system dan pendingin ruangan.
Dukung Program Pembangunan Desa
Menurut Kepala Desa Anjir Mambulau Barat, Syarifuddin, pembangunan gedung ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah desa dan Pemerintah Kabupaten Kapuas yang menggunakan dana hibah tahun anggaran 2024. Ia menjelaskan bahwa gedung tersebut akan menjadi sentra pelayanan masyarakat desa, termasuk kegiatan posyandu, pelatihan UMKM, dan kegiatan keagamaan.
“Kami berterima kasih kepada Bupati dan seluruh jajaran pemerintah daerah yang telah merealisasikan pembangunan ini. Kini masyarakat memiliki tempat yang layak untuk berkumpul dan beraktivitas,” ungkap Syarifuddin.
Bupati Ben Brahim juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di desa merupakan prioritas utama Pemkab Kapuas. Menurutnya, desa adalah ujung tombak pembangunan daerah, sehingga fasilitas publik harus terus ditingkatkan agar kesejahteraan warga semakin merata.
Ajak Warga Jaga dan Rawat Fasilitas
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ben Brahim juga mengingatkan pentingnya rasa memiliki terhadap aset pembangunan yang telah diberikan pemerintah. Ia meminta seluruh warga untuk ikut menjaga dan merawat gedung tersebut agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

Baca juga: Pemkab Kapuas Apresiasi GBI di HUT Emas, Wabup dan Sekda Ingatkan Darurat Narkoba dan KDRT
“Pemerintah bisa membangun, tapi masyarakatlah yang menjaga. Jika fasilitas ini dirawat dengan baik, manfaatnya akan dirasakan oleh generasi berikutnya,” kata Ben Brahim.
Ia juga mengimbau agar gedung serbaguna tidak hanya digunakan untuk kegiatan formal, tetapi juga untuk pemberdayaan ekonomi lokal seperti pelatihan keterampilan, bazar desa, hingga pengembangan UMKM.
Warga Sambut Antusias, Harapkan Fasilitas Tambahan
Sementara itu, masyarakat Desa Anjir Mambulau Barat menyambut gembira peresmian gedung tersebut. Salah seorang tokoh masyarakat, H. Mahyudin, mengaku bangga karena akhirnya desa mereka memiliki fasilitas yang representatif.
“Kami sudah lama menunggu fasilitas seperti ini. Sekarang warga bisa melakukan kegiatan dengan nyaman tanpa harus menumpang di rumah warga atau balai kecil,” tuturnya.
Meski demikian, warga juga berharap agar pemerintah ke depan dapat menambah fasilitas penunjang seperti perpustakaan desa dan taman bermain anak, sehingga gedung tersebut semakin lengkap dan multifungsi.
Komitmen Pemkab Kapuas Terus Bangun Desa
Dalam penutupan acara, Bupati Ben Brahim menegaskan komitmennya untuk terus memperhatikan pembangunan di wilayah pedesaan. Ia menyebut bahwa tahun 2026, Pemkab Kapuas akan fokus pada pembangunan infrastruktur berbasis pelayanan publik, termasuk jalan desa, fasilitas pendidikan, dan sarana air bersih.
“Pembangunan tidak boleh berhenti. Kita ingin seluruh masyarakat Kapuas, dari kota hingga pelosok, merasakan manfaat nyata dari anggaran yang dikelola pemerintah. Semua ini demi kesejahteraan bersama,” tegasnya.
Acara peresmian kemudian diakhiri dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Kapuas dan pengguntingan pita, disusul doa bersama serta ramah tamah dengan warga yang berlangsung penuh keakraban.















