Breaking News
"Berita" adalah sajian informasi terkini yang mencakup peristiwa penting, fenomena sosial, perkembangan ekonomi, politik, teknologi, hiburan, hingga bencana alam, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Kontennya disusun berdasarkan fakta dan disampaikan secara objektif, akurat, dan dapat dipercaya sebagai sumber referensi publik.
Grab
Grab
Grabe Grabe Grabe
Berita  

Kadinkes Kapuas Resmi Buka Pelatihan Konseling PMBA 2025: Tekankan Pentingnya Kebijakan Gizi Sejak DIni

Info Kuala Kapuas – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas secara resmi membuka Pelatihan Konseling Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) Tahun 2025. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis untuk memperkuat kapasitas tenaga kesehatan dalam mendukung perbaikan gizi masyarakat, khususnya bayi dan anak pada periode emas pertumbuhan.

Fokus pada Pencegahan Stunting

Dalam sambutannya, Kadinkes Kapuas menegaskan bahwa perbaikan gizi sejak dini merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan daerah. Ia menyebut bahwa konseling PMBA berperan vital dalam mencegah masalah gizi kronis seperti stunting, wasting, maupun gizi buruk.

“Jika anak-anak kita mendapat asupan gizi seimbang sejak 1.000 hari pertama kehidupan, maka kualitas SDM Kapuas ke depan akan lebih sehat, cerdas, dan produktif,” ucapnya.

Peserta Dilatih Jadi Konselor Handal

Pelatihan ini diikuti oleh tenaga kesehatan dari berbagai puskesmas di Kabupaten Kapuas. Mereka akan dibekali pengetahuan dan keterampilan tentang pemberian ASI eksklusif, MPASI yang tepat, serta strategi konseling yang efektif untuk keluarga.

Materi juga mencakup cara mengatasi tantangan lapangan, seperti mitos seputar makanan anak, praktik pemberian makan yang kurang tepat, hingga pendekatan komunikasi persuasif kepada orang tua.

PMBA 2025
PMBA 2025

Baca juga: Pemkab Kapuas Subsidi Harga Bahan Pokok Untuk Ringankan Beban Masyarakat

Dorongan Implementasi di Layanan Dasar

Kadinkes menekankan bahwa hasil pelatihan tidak boleh berhenti sebatas teori. Ia meminta para peserta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di fasilitas kesehatan masing-masing, bahkan hingga ke tingkat desa melalui posyandu.

“Kita ingin setiap orang tua mendapatkan informasi benar dan dukungan penuh dalam memberi makan anak. Jangan sampai masyarakat masih terjebak pada kebiasaan lama yang justru menghambat pertumbuhan anak,” ujarnya.

Peran Kebijakan Gizi di Daerah

Selain peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, Kadinkes juga menyoroti pentingnya kebijakan gizi terintegrasi di tingkat daerah. Menurutnya, pemerintah daerah harus memastikan bahwa program kesehatan dan gizi masuk dalam perencanaan pembangunan serta didukung dengan anggaran memadai.

“Kebijakan gizi harus hadir sejak dini, bukan hanya saat masalah sudah muncul. Itulah mengapa sinergi lintas sektor menjadi sangat penting,” tambahnya.

Harapan Jangka Panjang

Dengan adanya pelatihan ini, Dinkes Kapuas berharap angka stunting dan masalah gizi lain di daerah dapat terus ditekan. Selain itu, diharapkan lahir tenaga kesehatan yang mampu menjadi konselor andal, sehingga masyarakat lebih teredukasi dan anak-anak Kapuas dapat tumbuh sehat dan berkualitas.

“Ini adalah langkah awal. Ke depan kita ingin memastikan bahwa setiap anak Kapuas memiliki hak yang sama untuk tumbuh sehat, cerdas, dan bahagia,” tutup Kadinkes.

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *