Info Kuala Kapuas – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas mengikuti Kick Off Meeting Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2026 yang dilaksanakan secara virtual. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam rangka mempersiapkan proses evaluasi sekaligus memperkuat komitmen daerah dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak secara berkelanjutan.
Keikutsertaan Pemkab Kapuas dalam kegiatan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mewujudkan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak.
Komitmen Daerah Dukung Pemenuhan Hak Anak
Kick Off Meeting Evaluasi KLA 2026 menjadi momentum penting bagi seluruh pemerintah daerah untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi lintas sektor. Dalam kegiatan ini, Pemkab Kapuas menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas kebijakan, program, dan kegiatan yang berpihak pada kepentingan terbaik anak.
Kabupaten Layak Anak merupakan sistem pembangunan berbasis hak anak yang mengintegrasikan komitmen pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Evaluasi sebagai Sarana Perbaikan Berkelanjutan
Evaluasi KLA bukan semata penilaian administratif, melainkan sarana untuk mengukur sejauh mana implementasi kebijakan dan program perlindungan anak berjalan efektif di daerah. Melalui evaluasi ini, Pemkab Kapuas dapat mengidentifikasi capaian, tantangan, serta area yang perlu ditingkatkan.
Hasil evaluasi diharapkan menjadi dasar perbaikan kebijakan agar semakin responsif terhadap kebutuhan anak.

Baca juga: Pemkab Kapuas Gelar Musrenbang RKPD 2027 Tingkat Kecamatan Kapuas Murung
Penguatan Peran Gugus Tugas KLA
Dalam kegiatan tersebut, juga ditekankan pentingnya peran Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak sebagai motor penggerak pelaksanaan KLA di daerah. Gugus tugas yang terdiri dari berbagai perangkat daerah ini diharapkan mampu bekerja secara kolaboratif dalam merancang dan menjalankan program yang berorientasi pada pemenuhan hak anak.
Pemkab Kapuas terus mendorong koordinasi dan kolaborasi antar perangkat daerah agar implementasi KLA berjalan optimal.
Fokus pada Lima Klaster Hak Anak
Pelaksanaan KLA mencakup lima klaster utama, yakni hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan serta pemanfaatan waktu luang, dan perlindungan khusus. Pemkab Kapuas berupaya memastikan seluruh klaster tersebut diimplementasikan secara seimbang dan berkelanjutan.
Berbagai program lintas sektor terus disinergikan agar mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan anak di Kabupaten Kapuas.
Pemanfaatan Teknologi dalam Proses Evaluasi
Pelaksanaan kick off meeting secara virtual mencerminkan adaptasi pemerintah terhadap perkembangan teknologi. Pemanfaatan teknologi informasi dinilai mampu meningkatkan efektivitas koordinasi serta mempercepat proses persiapan evaluasi KLA.
Pemkab Kapuas memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan data dan pelaporan yang menjadi bagian penting dalam proses evaluasi.
Libatkan Masyarakat dan Dunia Usaha
Selain peran pemerintah, Pemkab Kapuas juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat, keluarga, dan dunia usaha dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak. Partisipasi semua pihak dinilai krusial dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi anak.
Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat upaya perlindungan anak hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Harapan Capai Predikat Lebih Baik
Melalui persiapan yang matang dan komitmen bersama, Pemkab Kapuas optimistis mampu meningkatkan capaian dalam evaluasi Kabupaten Layak Anak Tahun 2026. Pemerintah daerah berharap upaya berkelanjutan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan predikat, tetapi juga pada kualitas hidup dan masa depan anak-anak di Kabupaten Kapuas.
Pemkab Kapuas menegaskan akan terus menjadikan kepentingan terbaik anak sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan pembangunan daerah.















